Skip to main content

Abi Huda: Kunci Mewujudkan Rumah Tangga Sakinah Berawal dari Ketaatan kepada Allah

Abi Huda juga mengingatkan bahwa keluarga yang dibangun di atas nilai-nilai keimanan akan lebih mampu menghadapi berbagai ujian kehidupan dengan penuh kesabaran dan saling menguatkan.

Mediateduh.com,DEPOK, 13 Juli 2026 – Dai sekaligus motivator keluarga, Abi Huda, mengajak umat Islam untuk menjadikan ketaatan kepada Allah SWT sebagai fondasi utama dalam membangun rumah tangga yang harmonis, tenteram, dan penuh keberkahan.

Dalam tausiyahnya pada Senin (13/7/2026), Abi Huda menyampaikan bahwa pernikahan merupakan fitrah manusia sekaligus sunnah Rasulullah SAW yang membawa keindahan apabila dijalani dengan penuh keimanan dan ketakwaan.

"Nikah itu fitrah, indah, dan merupakan sunnah. Tujuan akhirnya adalah terwujudnya keluarga yang sakinah, mawaddah, dan warahmah," ujar Abi Huda.

Menurutnya, cita-cita setiap keluarga untuk memiliki baiti jannati atau rumahku adalah surgaku dapat diwujudkan apabila seluruh anggota keluarga menjadikan ketaatan kepada Allah sebagai pedoman hidup.

Ia menjelaskan bahwa ketenangan (sakinah) dalam rumah tangga bukan hanya diperoleh dari kecukupan materi, melainkan lahir dari hubungan yang kuat dengan Allah SWT.

"Obat untuk menghadirkan ketenangan dalam rumah tangga adalah taat kepada Allah. Jika suami taat, istri taat, anak-anak taat, dan seluruh penghuni rumah menjalankan perintah-Nya, insyaallah rumah akan dipenuhi ketenangan, kasih sayang, dan keberkahan," tuturnya.

Abi Huda juga mengingatkan bahwa keluarga yang dibangun di atas nilai-nilai keimanan akan lebih mampu menghadapi berbagai ujian kehidupan dengan penuh kesabaran dan saling menguatkan.

Melalui tausiyah tersebut, Abi Huda berharap setiap pasangan suami istri terus meningkatkan kualitas ibadah, memperkuat komunikasi, dan menjaga keharmonisan keluarga agar dapat meraih predikat keluarga sakinah, mawaddah, warahmah, sehingga rumah benar-benar menjadi tempat yang nyaman, damai, dan penuh keberkahan bagi seluruh penghuninya.

(Kontributor: Riski)